You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anak Punk Dominasi Setiap Razia di Jakbar
photo Doc - Beritajakarta.id

Puluhan Anak Punk Terjaring Razia

Memasuki awal tahun, Suku Dinas Sosial Jakarta Barat makin gencar menggelar razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di sejumlah titik rawan. Umumnya PMKS yang terjaring merupakan pengamen yang berpenampilan anak punk.

PMKS yang dikirim ke panti didominasi anak punk. Keberadaan anak punk memang sudah sangat meresahkan

Anak punk ini diketahui saat mengamen di angkutan umum atau lampu merah kerap melakukan pemaksaan. Hal ini tentu saja membuat resah warga.

Kepala Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya I, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ahmad Dumiyani menuturkan, setiap harinya rata-rata ada lima pengamen anak punk yang masuk ke panti sosial. Bahkan dalam razia Kamis (8/1) lalu, dari 70 PMKS yang dirazia, 30 orang diantaranya anak punk.

12 PMKS Terjaring Razia Gabungan

"PMKS yang dikirim ke panti didominasi anak punk. Keberadaan anak punk memang sudah sangat meresahkan. Karena saat mengamen mereka sering memaksa minta uang," kata Dumiyani, Minggu (11/1).

Dumiyani menjelaskan, mayoritas anak punk yang terjaring razia berusia di bawah 20 tahun dan berpenampilan lusuh. Ia menduga, pergaulan anak punk cenderung rawan seks bebas dan penyalahgunaan narkoba.

"Anak punk sama halnya seperti PMKS lainnya, kita wajib bertanggungjawab membinanya," ujar Dumiyani.

Dumiyani menambahkan, sesuai ketentuan, seluruh PMKS akan memperoleh pembinaan serta diberikan keterampilan agar tidak lagi berkeliaran di jalan. Jenis keterampilan yang ditawarkan antara lain, bercocok tanam, montir elektronik atau montir mesin kendaraan.

"Kalau ada anak punk yang terjerat narkoba kami langsung kirim ke panti rehabilitasi narkoba Khusnul Khotimah di Pamulang (Jakarta Selatan)," terangnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7002 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5761 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4494 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2179 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2098 personDessy Suciati